Monday, January 19, 2015

Mencintai Dan Berdamai Dengan Diri Sendiri

Pertama-tama jujur saja aku kurang bisa membuat sebuah postingan yang bagus,tetapi aku akan menceritakan segala yang terjadi pada hidupku ini dengan jujur meskipun ada yang menilai aku ini kurang pengalaman dalam kehidupan dan yah memang aku masih remaja,tetapi setidaknya aku bisa berbagi sedikit pengalaman yang aku hadapi.

Kenyataan yang aku ketahui saat ini adalah kehidupan itu tidak semanis dan selancar yang aku bayangkan.
Umurku saat ini 18 tahun dan sebentar lagi genap 19 tahun akan memasuki remaja akhir. Mungkin disaat-saat yang seperti ini remaja seusiaku telah sibuk-sibuknya kuliah dan bersenang-senang tetapi aku tidak,kenapa? aku akan menceritakan segenap keluh kesah dalam hidupku ini..

Saat aku SD,aku anak yang tergolong standar-standar saja tetapi selalu pembuat masalah dan sampai aku beranjak memasuki yang namanya SMP atau yang disebut Sekolah Menengah Pertama,dimulai dari situ aku sudah mulai pubertas dan bisa dibilang aku sudah memasuki usia remaja, disaat-saat seperti itu aku sedang labil-labilnya ditambah dengan pergaulan disekolah atau disekitarku yang kebanyakan ingin membawaku kearah yang sesat. Dari situ aku mulai mengetahui hal-hal yang tidak boleh aku ketahui seperti marak-maraknya narkoba,dan seks bebas.. yah jujur saja teman dekatku rata-rata berperilaku menyimpang,jadi yang pertama aku pernah ditawari inex atau yang disebut ekstasi/narkoba dari salah satu teman dekatku,kalau yang belum tau ekstasi itu apa ini gambarnya..
Waktu itu aku ditawari dengan harga 150.000 ataupun kalau aku tidak mempunyai uang dia pun ingin memberiku secara gratis,pada awalnya aku tertarik dan ingin mencoba tetapi secara tiba-tiba aku melawan diri ku sendiri untuk jangan menyimpang dan terjerumus. Pada akhirnya aku pun menolak secara halus,padahal anak-anak seusiaku saat itu sudah mulai mencoba-coba narkoba,merokok dan nge-lem.
Dan yang kedua disekitarku penuh dengan anak-anak yang brandalan yang suka seks bebas,dan malah aku beberapa kali dengan tidak sengaja menyaksikan mereka yang berciuman didalam kelas dan perbuatan mesum semacamnya.

Dan aku juga biasa mendapat perbuatan tidak senonoh dari teman-teman ku sendiri atau yang biasa disebut pelecehan seksual tetapi aku sabar dan akhirnya aku mulai menghindari teman-temanku yang seperti itu karena risih. Aku dan teman-temanku juga waktu itu suka membully anak-anak yang lain sampai tahap dimana anak tersebut membalaskan dendamnya kepadaku,dan akhirnya pembullyan itu tidak berlangsung lama,aku sudah malas untuk membully lagi dan aku tidak ingin mencari masalah atau mencari musuh lagi.
Dan dipuncaknya aku pernah membuat malu atau aib didepan teman-teman,guru dan orang tuaku yang tidak pernah kulupakan seumur hidup dan aib itu tidak bisa kujelaskan saat ini tetapi itu bukanlah aku seks bebas,hamil atau semacamnya tetapi aku tidak bisa menceritakannya sendiri disini. sejujurnya aku pun bingung kenapa aku telah melakukan hal yang seperti itu demi permintaan temanku sendiri,setiap kali aku ingat wajah teman ku itu rasanya ingin meludah ke wajahnya dan berkata ''f**ck ur as**ole ! ''

Setelah aku sudah mulai memasuki SMA atau disebut Sekolah Menengah Pertama
Kata orang-orang masa SMA itu masa yang paling indah tetapi aku merasa malah sebaliknya.
Hidupku dari SMP sampai SMA terkekangi oleh orang tua ku,tidak boleh ini dan itu ditambah lagi urusan sekolah yang membuatku pusing rasanya ingin bunuh diri agar masalah selesai tetapi aku lagi-lagi mencoba untuk menahannya. Aku sadar sih kenapa orang tua ku berbuat seperti itu kepadaku,mereka ingin aku menjadi anak yang baik ;)

Akupun disekolah biasa terundung masalah seperti ketahuan lompat dari jendela kelas oleh guruku sendiri,dan aku pun pernah dibully sama teman ku sendiri sampai membuatku stress dan frustasi, mungkin itu karma untukku karena sebelumnnya aku pernah melakukan itu.
Aku juga selalu iri dengan apa yang temanku atau adik kelasku punya,pertama,mereka punya handphone atau tablet yang canggih sedangkan aku dari sd tidak punya hape,smp punya hape china sampai sma aku hanya mempunyai hape samsung yang hanya bisa digunakan untuk telepon dan sms. kedua,temanku mempunyai kendaraan sendiri dari motor sampai ke mobil sedangkan aku hanya diantar jemput dengan orangtuaku. ketiga,mereka dibebaskan orangtuanya untuk berpacaran,keluar malam dsb,kenapa aku tidak sekaya mereka? mereka orang yang beruntung kenapa aku tidak? mereka pintar kenapa aku tidak? nasib saya kenapa tidak sebaik mereka?sampai-sampai memikirkan itu semua rasanya kepala ku ingin meledak dan aku terkadang meluapkan itu kepada orangtuaku dengan marah,membentak dan kasar terhadap orang tuaku. tetapi seiring waktu aku mulai bisa menerima itu semua..

Aku juga pernah mengalami masa-masa dimana saat aku tiba-tiba berperilaku aneh dan depresi karena selalu teringat penyakit yang kuhadapi, aku tiba-tiba merasakan ada benjolan di tanganku dan keras disaat itu aku mulai berpikiran yang aneh-aneh aku pikir itu adalah tumor dan sampai saat ini pun aku tidak tahu itu apa,dan penyakit lainnya yang kualami saampai saat ini,aku selalu memikirkan penyakit-penyakit menakutkan seperti kanker,tumor,diabetes,jantung dll..  di saat itu lah aku sudah mulai stress dan depresi jujur saja aku takut mati,tetapi bukan kematian itu yang kutakutkan tetapi penderitaan itu yang aku tidak siap hadapi karena aku selalu memikirkan ''aku masih muda,kenapa aku harus menderita hal semacam ini?''
tetapi lambat laun aku mulai bisa menghilangkan pikiran-pikiran negatif itu dan bisa menghadapi dan berdamai dengan diriku sendiri untuk tidak memikirkan hal yang menghambat pikiranku itu.

Untuk pelajaran di sekolah pun jujur saja aku tidak pintar tetapi anehnya aku selalu ranking kela,mengapa aku ranking? karena aku disekolah selalu menyontek dan setiap anak dikelas ku juga melakukan hal yang sama tetapi kenapa aku yang rangking? karena aku suka menyontek dan sudah kulakukan dan menjadi kebiasaan dari dulu,aku anaknya pemalas,cuek dan tidak mau belajar,disaat teman-teman yang lain mereka sudah paham dengan pelajaran yang diajarkan,tetapi aku tidak,aku susah mencerna dan mengerti yang diajarkan,entah kenapa juga rasanya setiap guru yang mengajarku itu tidak pernah ada klop bagiku,mereka rata-rata cepat dan sulit untuk dimengerti, atau otakku yang jongkok ya? haha..

Sampai pada akhirnya aku mulai memasuki Perguruan Tinggi jadi aku test untuk memasuki universitas yang kuingginkan aku sudah mulai senang memikirkan aku akan mulai memasuki kehidupan yang baru sebagai seorang mahasiswa,sembari menunggu detik-detik menengangkan untuk pengumuman kelulusan,saat itu aku mengambil jurusan PGSD dan Ilmu Administrasi Negara itupun jurusan yang orang tuaku inginkan bukan kemauanku sendiri,tepat jam 12 teng.. aku sambil deg-degan dan saat aku membuka pengumumannya.....
teng.. "MAAF KARINA OLIVIA,ANDA TIDAK BERHASIL'' , aku hanya bisa tercengang dan tidak tau mau apalagi karena usahaku selama satu bulan ini sia-sia dan kenapa teman-temanku yang notabene pemalas juga malahan tidak belajar sama sekali bisa lulus kenapa tidak dengan ku?dan saat itu pun aku masih bisa menerima itu semua dan aku pun berfikir akan ada test yang kedua,akhirnya aku mencoba dan aku yakin aku bisa lulus sampai orang tuaku pun meminta bantuan terhadap orang dalam,dan ternyata... aku pun tetap gagal dan tidak bisa masuk ke jurusan yang diinginkan.. sudah hilang harapanku untuk kuliah di tahun 2014 kemarin.

Eh ceritanya belum selesai nih ternyata,ada secercah harapan katanya masih tinggal 2 bangku lagi untuk jurusan PGSD yang aku inginkan,dan aku mulai meminta bantuan ternyata pada akhirnya hasilnya NIHIL! aku tetap saja tidak dapat masuk betapa malu,kecewa dan rasanya campur aduk dihatiku ini,kenapa harus aku? kenapa harus aku menderita seperti ini? aku tahu ini juga kesalahanku yang tidak belajar dari dulu dan menyia-yiakan waktuku dengan bersantai-santai. sebenarnya,aku lulus dijurusan yang lain,yaitu Administrasi Perkantoran tetapi orang tuaku tidak setuju,dan aku kesal dengan orang tuaku mengapa mereka mengotot buat aku masuk PGSD? aku tahu jurusan itu berpeluang untuk PNS tetapii.... akh ya sudahlah..
Dari segala macam test dari S**N,sampai I**N yang merogoh kocekku dengan sangat dalam dan bisa kupakai buat beli makeup branded. haha.. tetapi akhirnya pun tetap GAGAL

Dan aku harus menunggu setahun menggangur untuk masuk ke perguruan tinggi di tahun ini.
Dan rasanya seperti cambukan yang keras bagiku dan aku tersadar selama ini aku sudah benar-benar menyia-nyiakan waktuku dan aku merasa menjadi manusia yang tidak berguna saat ini,dan benci dengan diriku rasanya KEGAGALAN itu sudah lekat di diriku sendiri, sampai dititik akupun pernah merasa jenuh dengan Tuhan dan makin malas beribadah dan pernah berfikir Tuhan itu jahat padaku saat ini,tetapi pada akhirnya aku harus buang jauh-jauh perasaan itu, dan tersadar mungkin ini takdir yang harus kujalani dan aku harus belajar dari kegagalan sebelumnya,karena tanpa dengan kejadian seperti ini sifatku yang jelek tidak akan berubah dan terus menerus berlanjut,jadi aku pun mulai berdamai dengan diriku sendiriku dan mencintai diriku sendiri apa adanya saat ini. Setelah kegagalan yang kualami aku mulai mengisi waktu luangku dengan bekerja sebagai SPG selama sebulan karena aku tidak sanggup untuk bekerja ditempat itu lagi karena waktu kerjanya fulltime. dan sampai saat ini aku menjadi pengganguran lagi dan ingin melamar ditempat lain sementara, dan tahun ini aku mulai ingin fokus belajar agar aku dapat diterima di universitas yang aku inginkan.

So,penyesalan itu memang selalu datang terakhir,dan jadikanlah kegagalan sebagai cambuk untuk menjadi yang lebih baik karena mungkin kegagalan awal dari keberhasilan dan mungkin Tuhan punya rencana yang lebih baik untukku :) Dan seiring waktu berjalan kalian bisa berdamai dengan diri sendiri dan mencintai dan mensyukuri kehidupan yang ada saat ini,karena aku sebelumnya tidak bersyukur dengan yang aku miliki saat ini meskipun aku gagal,tidak mempunyai kemewahan yang aku inginkan seperti anak-anak yang lainnya,karena orang tuaku juga bukan golongan orang tua yang mampu,kami sederhana dengan keterbatasan yang ada saat ini. Hanya satu yang  aku syukuri aku mampu untuk bernafas saat ini :)
Aku mencintai diri ku sendiri dengan apapun yang kumiliki saat ini,kelemahan atau kelebihanku..
Hadapilah kehidupan dengan pikiran positif dan optimis karena aku sebelumnya selalu berpikiran negatif dan pesimis,karena pikiran itu dapat mempengaruhi diri kita sendiri loh guys,bisa menjadi pengaruh baik atau buruk ,so let's starting to positive thinking !

"postingan ini untuk mengikuti giveaway echaimutenan"

Cek ya girls.. echaimutenan sedang mengadakan huge giveaway yang hadiahnya menarik lho. dan ada 5 pemenang,info lengkapnya cek link diatas ya girlss :)





11 comments:

  1. Berpikir positif dan optimis kunci berdamai dengan diri sendiri ya mak

    ReplyDelete
  2. iyaa.. dengan menyakinkan diri kita bahwa kita bisa itu salah satu wujud kalau kita bisa berdamai dengan diri sendiri dengan melawan pikiran negatif yang menguasai kita..
    thanks ya udah mampir :)

    ReplyDelete
  3. Penyesalan selalu dibelakang ya Mak. Tapi menyesal tiada guna, yag penting move on :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. yap. memang benar penyesalan itu selalu datang terlambat.
      tetapi kita juga harus mampu move on dari segala penyesalan itu. :)
      thanks ya udh mampir ^^

      Delete
  4. wuih...ciuman di kelas? serem amat mbak. zaman sdh berganti tapi manusia tetap manusia. sampe kapanpun makannya ya tetap bahan organik bukan besi atau aspal, kalo disakiti ya tetap aja sakit. semoga mbak bisa sukses melewati ujian masa muda dan dapat membanggakan orang tua. aaamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. aminn.. hehe..
      yah suatu ketidakberuntungan utk hidup di zaman skrg yang anak2nya banyak yg sesat haha.. alhamdullilah meskipun aku juga termasuk anak ''jaman sekarang'' aku mampu mengendalikan diri ku terhadap hal-hal yg menyesatkan

      Delete
  5. Seberapa kelam masa lalu, yang perlu disyukuri adalah kesempatan untuk memperbaiki :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya aku bersyukur aku masih diberikan kesempatan dari tuhan
      supaya aku dapat memperbaiki diriku menjadi yang lebih baik
      thanks ya udah mampir ^^

      Delete
  6. Akan selalu ada kesempatan utk memperbaiki diri dan melakukan hal2 yg lebih baik mba. Hayuuukk semangat ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe :) semangat !
      thanks udah mampir ^^

      Delete
  7. Blognya cantik ^^
    Btw makasih ya dah ikutan...nanti ikutan lagi ya kalo aku ngadain

    Semangat...

    ReplyDelete